Tampilkan postingan dengan label 30harilagukubercerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 30harilagukubercerita. Tampilkan semua postingan

28 September 2012

Terimakasih, Leo.


“Aku pasti bantu kamu, aku akan sabar mengobati lukamu, menopangmu saat kamu terlalu berat untuk melaju, sampai kamu bener-bener sembuh, tak peduli pada siapa selanjutnya kamu berlabuh, aku akan tetap disitu, memperhatikanmu. Mungkin aku cuma kepanjangan tangan dari Tuhan yang ditugaskan untuk menuntunmu menemukan kembali kebahagiaanmu :’)”

Hai, Leo. Apa kabar kamu? Semoga kamu selalu baik-baik saja. Masihkah kamu ingat kalimat diatas, Leo? Aku masih sangat mengingatnya sampai hari ini, detik ini juga. Kalimat yang kamu ucapkan padaku beberapa bulan lalu, yang bahkan (mungkin) sudah kamu lupakan.

Entah kenapa hari ini aku berusaha untuk mengingatmu dan menggali semua kenangan tentangmu yang telah terkubur. Aku membuka kembali ingatan dimana pertama kali aku melihatmu, pertama kali kita berkomunikasi, pertama kali kamu memintaku membuatkan surat cinta untukmu, dan saat-saat dimana kamu bisa menenangkanku dengan semua kata-kata manismu. Ya, kata-kata manis yang seakan memintaku untuk datang kepadamu, seakan kamu memperlihatkan perasaanmu kepadaku, yang akhirnya membuatku jatuh kedalam lubang yang sekarang sudah berhasil aku kubur kembali.

Aku tau tidak akan pernah ada cerita tentang kita, antara aku dan kamu. Semua hanya ilusiku untuk memilikimu. Saat aku berusaha untuk perlahan mendekatimu, menarik perhatianmu, mengharapmu untuk memiliki perasaan yang sama, dan menunggumu untuk datang kepadaku. Akhirnya, kamu memilih untuk bersamanya. Bersama dia teman masa remajaku yang telah mencuri hati dan menarik perhatianmu. Aku tidak mempercayai kenyataan bahwa kamu telah memilih kepada siapa perasaanmu berlabuh tanpa pernah melihatku disini mengharapmu.

Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap 
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat

Lima bulan lamanya aku menunggu. Setelah aku jatuh ketika mengetahui kenyataan pahit ini, aku memutuskan untuk berhenti. Aku lelah untuk menanti cintamu yang tak mungkin aku dapatkan. Beberapa teman mengataiku bodoh karena dengan mudahnya percaya dengan kata-kata manis yang kamu ucapkan dulu. Aku akui aku memang terlalu bodoh saat itu, terlalu cepat untuk jatuh ke dalam tipu dayamu. 

Walaupun begitu, hingga saat ini aku tidak mampu untuk membenci apalagi mendendam padamu, hanya saja aku sudah tidak memiliki perasaan seperti yang aku punya dulu. Karena kamu mengajariku bagaimana mencintai tanpa harus memiliki, mengajariku mencintai tanpa harus memaksa perasaan itu untuk dibalas, mengajariku untuk menerima kekalahan dan pahitnya kenyataan, mengajariku untuk bersabar menunggu, mengajariku untuk merelakan sesuatu, dan mengajariku akan manis dan sakitnya cinta. Terimakasih Leo kamu telah mengajariku banyak hal yang akan menjadi pelajaran berharga dalam hidupku.

Kau ajarkan aku bahagia
Kau ajarkan aku derita

Aku hanya bisa mendokanmu untuk kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesanmu. Selamat berbahagia bersamanya, Leo.

Aku pulang...
Tanpa dendam
Kuterima.. kekalahanku
Aku pulang...
Tanpa dendam 
Kusalutkan.. kemenanganmu 


( Berhenti Berharap - Sheila On 7 )

25 September 2012

Kamu Aku Cinta.

Aku masih ingat, pertama kali aku melihatmu dari dekat. Kamu memakai baju berkerah berwarna putih dengan jaket cokelat dan model rambut rockabillymu berada dibalik pagar depan rumahku sembari menungguku membuka gembok. Aku juga masih ingat bagaimana kamu menyuruhku mengeringkan rambutku, bagaimana kamu menyentuh pipiku, bagaimana kamu menepuk-nepuk pelan pundakku, dan bagaimana kamu memintaku untuk menepuk halus punggungmu. Dan yang paling aku ingat adalah ketika pertama kali kamu memelukku, mencium pipiku, dan mengecup keningku. Semuanya masih teringat jelas dalam ingatanku. 

Sudah sebulan lebih berlalu, tapi aku masih menyimpan kenangan hari itu dengan rapi dalam memori otakku. Hari itu entah berapa kali aku mencoba untuk melihat kedalam bola matamu dan mencoba mencari tahu tentangmu, tapi kamu selalu menutup matamu dan menyembunyikan apa yang ada didalam sana. Setelahnya kita tidak pernah bertemu dan berkomunikasi. Kamu hanya sesekali menghubungiku hanya ketika kamu membutuhkanku, aku sadari itu.


Beberapa hari yang lalu kita tidak sengaja bertemu, di tempat yang biasa kamu dan teman-temanmu singgahi. Saat matamu tak sengaja bertatapan dengan mataku, ekspresi kagetlah yang sepertinya tersirat dari wajahmu, seakan kamu ingin tersenyum padaku tapi tak jadi dan kemudian kamu memalingkan wajahmu. Jantungku berdetak dengan kencang seketika, aku merasa gugup, dan aku menyadari bahwa aku ingin sekali menyentuhmu. Karena aku merindukanmu.


Aku tahu bahwa kamu tidak mungkin memiliki perasaan yang sama kepadaku, aku tahu kamu tidak akan pernah melihat perasaan yang aku punya untukmu, dan aku tahu kamu hanya mempermainkan perasaanku. Aku sangat tahu tentang semua itu. Secara tidak sengaja kamu telah menyakitiku pun aku menyadarinya. Walaupun begitu, aku sedikit berharap setidaknya aku ingin kamu bisa melihat perasaanku, membalasnya walau hanya sedikit, dan menyadari keberadaanku.


Duhai cinta..
Tataplah aku disini tetap menatapmu
Walau perih terus kau sakiti aku
Tetap mengharapmu


( Ku Benci Kau Dengan Cintaku - Tito )

16 September 2012

Cinta Pertamaku.


It's my first love
What I dreaming of
When I go to bed
When I lay my head upon my pillow
Don't know what to do
My first love
Thinks that I'm too young
He doesn't even know
Wish that I could show him what I'm feeling
Coz I'm feeling my first love

( First Love - Nikka Costa)

Cinta pertama, hm? Menurutku ada dua definisi tentang cinta pertama. Yang pertama, cinta pada pandangan pertama dan yang kedua cinta yang pertama kali kamu kenal. Dan mungkin semua manusia yang hidup di alam semesta ini tidak terkecuali aku, pernah memilikinya. Aku memiliki yang kedua, cinta yang pertama kali aku kenal. Sedikit bercerita tentang cinta pertama, aku akan kembali ke 14 tahun yang lalu. Saat aku berumur 5 tahun dan duduk di bangku taman kanak-kanak.

Cinta pertamaku adalah seorang anak kecil yang sangat nakal. Suka membuat anak kecil yang lain menangis, suka memerintah sana sini, dan suka sekali membuat keributan. Panggil saja dia Tama. Awalnya aku tidak berada satu kelas bersama Tama, tapi karena dia selalu membuat keributan dan kenakalannya yang agak tidak wajar untuk anak kecil dia dipindahkan ke kelasku. Dulunya dikelas aku ketua kelompok pisang, tapi setelah Tama pindah ke kelasku, formasi kelas berubah dan aku berpindah ke kelompok apel bersamanya. Dia menjadi ketua kelompok apel dan sangat suka memerintah, dan aku selalu diperintah dia untuk menemaninya bermain. Menyebalkan sekali saat itu, sungguh. Bahkan aku tidak suka dengan perlakuannya. Aku membencinya.

6 tahun berlalu setelah aku selesai menyelesaikan sekolah di TK dan SD. Tama tidak satu SD denganku, dan aku sangat bersyukur tidak harus satu sekolah dengannya. Tapi sayangnya saat duduk dibangku SMP kami berdua bertemu lagi. Tapi dia tidak pernah berusaha menggangguku, dan aku benar-benar besyukur saat itu. Sampai suatu hari saat kelas 3, dia menyapaku dan mengajakku mengobrol. Hal yang menurut orang lain biasa saja tapi menurutku itu sebuah kemajuan karena selama waktu itu kami berdua tidak pernah berbincang. Beberapa waktu setelahnya, aku menyadari bahwa setiap melihatnya mataku akan mengekornya, melihat setiap gerak-geriknya. Aneh bukan? Dulunya aku membencinya, dan kemudian aku menyukainya. Aku berniat mengatakannya. Ketika sekolahku mengadakan pesta perpisahan disebuah hotel, saat acara akan berakhir, aku mendekatinya dan mengatakan bahwa aku menyukainya. Responnya? Sungguh diluar dugaan. Dia berkata "Teke seneng mbek aku o," sebenernya aku tidak berharap untuk menjadi kekasihnya, aku hanya ingin menyampaikan perasaanku daripada aku harus memendamnya.

Kami berdua lagi-lagi bersekolah disekolah yang sama saat SMA. Hubungan kami berdua menurutku baik dan biasa-biasa saja. Aku sudah melupakan kejadian saat perpisahan dan mungkin dia juga sudah lupa. Sampai saat kelas 3, Tama dan aku mulai berdekatan. Dia bercerita tentang masalahnya denganku, begitu juga aku. Dia juga merekomendasikan beberapa band yang menurut dia musiknya akan cocok ditelingaku. Bahkan sampai sekarang musik-musik itu masih berdendang ditelingaku saat aku mempunyai waktu senggang ataupun menemaniku dimanapun dan kapanpun.

Dan yang tidak pernah aku duga sebelumnya, sampai sekarang kami berdua menjalin sebuah hubungan, persahabatan tentunya. Kami saling bertukar cerita, kami saling mengingatkan satu dan yang lain, dan kami berdua juga melakukan hal-hal gila yang mungkin orang lain menganggapnya tidak wajar. Dia akan selalu ada untukku juga sebaliknya aku akan selalu ada untuknya. Tama pun pernah menangis didepanku, dan aku langsung memeluknya. Aku tidak ingin melihatnya terluka, aku ingin melihatnya bahagia, sehat, dan selalu berada dijalan yang benar. Karena aku menyayanginya, selalu sampai kapanpun.

13 September 2012

Tentang Cinta.

I don’t know what love is
The truth is that I don’t know to be honest
It’s possible that I…
I don’t want to turn away
I don’t want to be afraid
I want you in every way
To come back the way you came

Cinta. Terkadang aku dibuat bingung olehnya, dibuat tak berdaya hanya karena cinta. Sebenarnya cinta itu apa? Menurut wikipedia, cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.

Kata orang jatuh cinta itu berjuta rasanya. Ada juga yang mengatakan jatuh cinta itu rasanya seperti ngebelah atmosfir berlapis-lapis, meluncur bareng paus akrobatis, terus ngebut menuju rasi bintang paling manis (ini iklan Good Day abis kata-katanya). Ah, kalau menurutku jatuh cinta itu bikin kita susah tidur karena mikirin dia, bikin kita senyum-senyum sendiri kalau dia nge-bbm atau sms atau mention kita, dan bikin kita deg-deg an tiap kali ketemu atau lagi bareng sama dia.

Cinta hanya membuatku terlalu memikirkan hal yang seharusnya tidak perlu untuk aku pikirkan. Seperti apa yang sedang dia lakukan, apakah dia sedang bersama temannya, atau pikiran-pikiran seperti apakah dia juga memiliki perasaan yang sama atau tidak, dan hal-hal lain seperti itu. Aku takut untuk jatuh cinta, aku sering berlari darinya. Aku terlalu takut untuk sakit hanya karena cinta. Maka dari itu aku lebih memilih untuk sendiri dan menikmati apa yang ada di hadapanku. Walaupun terkadang aku iri kepada orang lain yang memiliki cinta dan terkadang aku memiliki keinginan untuk memiliki cintaku sendiri.


( Desire - Deas Vail )

10 September 2012

Menjauhimu.

Namanya Nata. Saat ini dia yang mengambil alih seluruh pikiranku. Menyita setidaknya separuh dari waktuku hanya untuk memikirkannya. Tapi mungkin sebaliknya, dia tidak sedikitpun memikirkanku.

Hei, Nata. Apakah kamu masih ingat hari dimana pertama kali kamu datang kerumahku? Hari dimana pertama kali aku melihatmu secara dekat? Hari dimana pertama kali kamu memegang tanganku, menyentuh pipiku, dan memeluk tubuhku? Tahukah kamu? Aku masih ingat semua detail-detail kecil saat bersamamu. Wangi parfum yang kau gunakan masih aku ingat seluruhnya, baunya menempel dibajuku saat kamu memelukku, dan aku menyukainya. Sangat menyukainya. 

The sun is filling up the room
And I can hear you dreaming
Do you feel the way I do right now?
I wish we would just give up
Cause the best part is falling
Call it anything but love

Aku tau saat sebelum kita bertemu, aku sudah jatuh hati kepadamu. Entah aku juga tidak mengerti apa alasanku untuk jatuh cinta kepadamu. Karena yang aku tahu, tak perlu ada alasan untuk jatuh cinta. Aku tau, benar-benar tau bahwa kamu tidak akan bisa membalas perasaanku. Bahkan untuk melihat perasaanku pun kamu tidak mau. Aku sangat sadar bahwa kamu mencariku jika kamu membutuhkanku. Seperti telfon-telfonmu saat dini hari, pesan-pesan singkatmu saat malam hari ketika kamu sedang bosan. Aku benar-benar sadar akan itu, tapi aku berpura-pura untuk tidak menyadarinya. Sampai pada saat dimana aku mengirimi kamu sebuah pesan singkat yang menyatakan bahwa aku merindukanmu, tapi aku sama sekali tidak mendapat balasan darimu, kamu tidak menggubrisnya sama sekali. 

And I will make sure to keep my distance
Say "I love you" when you're not listening
How long can we keep this up, up, up?

Akhirnya, aku memutuskan untuk menjaga jarak dan mulai menjauh darimu. Karena sia-sia untukku jika perasaanku tidak kamu dengar dan hanya kamu permainkan. Karena aku juga tidak mau untuk hanya dimanfaatkan oleh kamu, yang hanya datang kepadaku disaat kamu membutuhkanku. Aku takut, benar-benar takut jika aku semakin lama tidak bisa untuk melupakan dan menjauh darimu.

And please don't stand so close to me
I'm having trouble breathing
I'm afraid of what you'll see right now
I give you everything I am
All my broken heart beats
Until I know you understand

Tapi kamu datang lagi setelah aku sedikit demi sedikit mulai menikmati waktu saat menjauhimu. Dua hari yang lalu, kamu menelfonku. Jarak yang seharusnya sudah aku buat jauh kembali berdekatan lagi. Suara kamu yang nge-bass sangat aku rindukan dan candaanmu yang bisa membuatku tertawa. Sungguh, tidak ada yang lebih menyenangkan dan melegakan saat tahu kamu berusaha menelfonku berkali-kali saat itu. Pertahananku seketika rubuh, tapi aku harus meyakinkan diriku bahwa aku harus benar-benar menjauh darimu, meyakinkan diriku bahwa aku tidak boleh lagi untuk berdekatan denganmu lagi. Aku takut untuk sakit hati yang harus lama untuk disembuhkan.

Make sure to keep my distance
Say "I love you" when you're not listening
How long till we call this love, love, love?

Seperti lagu yang dinyanyikan Christina Perri bersama Jason Mraz berjudul Distance. Aku harus memastikan aku mampu menjaga jarak dan menjauh dari kamu. Walaupun aku mempunyai perasaan kepadamu. Dan aku tidak tahu sampai kapan aku akan berhenti untuk menjauhimu, yang aku tahu, aku akan sangat merindukanmu, Nata.

07 September 2012

Rindu dan Jarak.

Hari ini tepat seminggu sejak pertama kali kamu meneleponku. Rasanya seperti baru kemarin aku mendengar suaramu secara langsung. Ini kesekian kalinya aku jatuh cinta pada suaramu.

Di tengah malam, satu minggu yang lalu, kamu menawarkan sesuatu yang bahkan aku tidak pernah pikirkan. Karena ya, kamu berada mil-mil jauhnya dipulau yang dilewati garis khatulistiwa. "Kamu ga pengen denger abang nyanyi live? Haha" - saat aku membaca text bbm itu dari kamu, jujur saja, degup jantungku langsung berdegup dengan kencang karena terlalu riang tapi juga bingung memikirkan apakah kamu memperbolehkan aku mendengarmu menyanyi secara langsung dan juga bagaimana caranya aku mendengarkanmu secara langsung. Dan terjawab kebingunganku saat kamu bilang "Boleh, kalau kita berprovider sama sekali-kali. Hehe". Saat itu juga aku tidak bisa berhenti meringis karena terlalu senang, karena kita berdua sama-sama menggunakan provider yang sama. Lalu kamu menyuruhku untuk me-misscall nomermu. Tapi sialnya sinyal malam itu sungguh jelek dan akhirnya aku mengirimu sebuah pesan singkat.

Satu jam kemudian setelah kamu menyelesaikan makanmu dan aku menyelesaikan tugas kuliahku, kamu meneleponku. Ah, sungguh hatiku berdebar-debar, aku bersyukur kamu tidak bisa melihat bagaimana ekspresiku saat mendengar suaramu. Petikan gitarmu dan suara sengaumu yang bergema ditelingaku, demi neptunus suaramu bagaikan sengatan listrik yang membuat mataku tak ingin terpejam. Kamu bernyanyi kemudian berhenti lalu menghirup batang rokokmu, menghembuskannya, lalu kamu dan aku saling bertanya dan berbagi cerita. Dua jam, waktu yang cukup lama, tapi buatku terasa singkat. Tapi aku sudah senang karena bisa mendengar suaramu, dan menyadari bahwa kamu itu ada dan nyata.

I don't wanna close my eyes
I don't wanna fall asleep
'Cause I'd could miss you, baby
And I don't wanna miss a thing
'Cause even when I dream of you
The sweetest dream would never do
I'd still miss you, baby
And I don't wanna miss a thing

Lantunan lagu dari Aerosmith berjudul I don't wanna miss a thing membuatku teringat akan percakapan yang tidak begitu jelas tapi bagiku sangat menyenangkan. Walaupun jarak yang sangat jauh memisahkan antara tempatmu dan tempatku, kita berdua tetap bisa saling berkomunikasi. Dan ketika aku sangat merindukan suaramu, aku akan membuka iPodku, mencari namamu, dan memutar lagu-lagu yang kamu nyanyikan yang ada diplaylistku sembari menunggu mataku terpejam. Karena suaramu adalah suara yang menenangkan untuk bisa membawaku ke dalam dunia mimpi. Aku punya satu permintaan, tapi aku tidak berani mengatakannya kepadamu: Maukah kau menyanyikan secara langsung untukku lagi saat ulang tahunku nanti? Hehe

05 September 2012

Sama.

Tanah yang kuinjak sama sepertimu
Langit yang kujunjung sama sepertimu
Aku tak berbeda darimu
Udara yang kuhirup, kau hirup juga
Dingin yang kau rasa kurasakan sama
Kita tak terlihat beda

Matahari takkan terlihat beda dari  tempatmu
Bulan dan bintang kan terlihat sama dari tempatku
Kan memberikan cahaya yang sama untuk kita

Warna busanamu yang terlihat beda
Nada kau dendangkan sama indahnya
Harmoni simfoni dunia
Kendati doa terucap beda
Anugrah yang sama kita terima
Aku adalah kamu
Manusia yang sama


Sambil menyeruput es teh, aku duduk diteras sambil menatap langit biru yang cerah. Lantunan lagu Aku adalah Kamu yag dinyanyikan Dialog Dini Hari bersama Robi (Navicula) dan Kikan (Cokelat) menemani siang hari yang santai dan damai ini. Lagu ini mengingatkan aku akan tidak adanya perbedaan di setiap umat manusia dan kita semua sama satu dengan yang lainnya, ciptaan Tuhan YME. Walaupun kepercayaan yang kita anut berbeda, bahasa yang kita gunakan berbeda, warna kulit kita berbeda, adat dan budaya kita berbeda, tetap kita semua adalah manusia. Tidak ada tinggi atau rendahnya derajat, tidak ada kaya atau miskin, tidak ada normal atau abnormal, tidak ada yang pandai atau bodoh, di mata Tuhan kita semua sama. Manusia yang tidak sempurna. Kesempurnaan hanyalah milik-Nya.

Ingatlah selalu Tuhan kamu, darimana asalmu. Tanpa-Nya kamu tidak akan berada di dunia ciptaan-Nya. Janganlah jadi manusia yang sombong dan takabur. Cobalah menjadi manusia yang baik dan bermanfaat untuk sesama manusia yang lain. Begitu juga aku, selalu mencoba untuk menjadi manusia yang baik, tidak memendam kebencian atau apapun itu sifat buruk yang harus dihindari. Karena manusia juga tidak bisa luput dari kesalahan, suatu kali aku ada salah maafkanlah dengan ikhlas :)

04 September 2012

Suburban Love.

Listen to me just this once you should know
It won't take much time its all in my mind
I've got so many thing to say

Dengan perlahan lagu Suburban Love dari Lipstik Lipsing membawaku kembali ke hari Sabtu, 2 September 2012. Membawaku ingatanku kembali ke waktu bersama seorang sahabat dengan cerita-cerita cintanya, yang menurutku seharusnya dia tidak mendapatkan perlakuan seperti itu. Kali ini aku akan menceritakan kisahnya, walaupun dulu pernah sedikit aku ulas di suratku beberapa bulan lalu.

I don't know where you come from 
What you made from
Something whisper me so good
How could you send me a pack of lies

Namanya Galang. Untuk ukuran seorang lelaki badannya kecil dan tidak terlalu tinggi, bahkan tinggiku sampai hingga dagunya. Kulitnya kuning langsat dan dengan rambut potongan pendek dia terkesan rapi. Dia vokalis dan juga seorang gitaris. Dia juga menulis lagu untuk bandnya, nama bandnya Dislike Of Disguise. Aku mengenalnya dari teman dekatku Rifka sejak September tahun lalu, tapi sebenarnya kami sama-sama saling tahu di Twitter sejak 3 tahun lalu (2009). Dia sudah seperti kakakku, dan dia sudah menjadi salah satu bagian penting dalam hidupku. Bahkan setiap kali kami jalan berdua kami dikira seperti orang berpacaran. September ini setahun aku dan Galang berteman, waktu yang belum cukup lama tapi kami sudah saling berbagi kisah tentang kehidupan, teman, musik, dan juga tentang cinta. 

We could make it simple 
Why you always set me in trouble 
I've never been so sure my feeling lack to shows
But you don't even care i know

Ngomongin tentang cinta, Galang pernah mempunyai sebuah hubungan yang kompleks dengan serorang perempuan sebut saja Nia. Hubungan itu berlangsung selama 6 bulan. Tapi sayangnya selama 6 bulan itu pula Galang tidak pernah dianggapnya sebagai seseorang yang spesial atau yang biasa kita sebut pacar.

You can fill your eyes
With tears wreath your face with smile
Somehow i can't deny
But i'm trying to let you go

Apakah ada yang lebih sakit daripada tidak dianggap? Bahkan seorang Galang rela selama menjalin hubungan, dia dengan motor tuanya tak kenal lelah untuk mengunjungi rumah Nia yang berpuluh-puluh kilometer jauh dari rumahnya. Saat Nia berulangtahunpun, Galang membuatkannya sebuah lagu untuknya yang diberi judul EKS (nama panjang Nia). Tapi sekarang lagu itu telah berganti judul menjadi Elora Kebisingan Sunyi. 

If this is your game
You're the only one who makes the rule
I've tried to play this one
If this your game 
But you never let me find the rule
I'm tired to play this one
And i loose my self for nothing

Bukan hanya tak dianggap, Galang juga diselingkuhi olehnya. Ya Tuhan, salah apa Galang? Kurang setia apa dia? Aku sedih melihat temanku disakiti, diinjak-injak harga dirinya, juga disia-siakan seperti itu. Dan taukah kalian? Setelah melakukan itu semua, Nia menyesal dan meminta Galang untuk kembali. Saat itu Galang masih terombang-ambing dalam ketidakpastian dan ketakutan akan terulangnya hal yang sama. Tapi Galang tetap mencintai Nia walaupun dia telah menyakitinya seperti itu. 

I wonder if you know
Suddenly you changed my mind
I wonder why you go 
I can't believe what we've become now

Sampai akhirnya Galang bisa sedikit melupakan Nia dan dekat dengan seorang perempuan manis namanya Bunga. Mereka sudah saling suka dan tinggal sebentar lagi mereka bisa bersama. Tapi sayangnya, Tuhan berkehendak lain. Bunga pergi untuk selamanya, pergi ke sisi  Tuhan YME. Lagi-lagi Galang dihadapkan dikeadaan yang sulit tapi dia tetap tegar. Aku hanya bisa mendukungnya untuk kembali bangkit dari keterpurukan. Selang beberapa waktu dia mulai dekat lagi dengan seorang perempuan lain namanya Anja. Perempuan ini baru saja lulus SMA dan aku tidak begitu suka dengan Anja karena dia seperti mempermainkan perasaan Galang. Yang akhirnya beberapa minggu terakhir ini Galang mengakui bahwa dia sudah dua kali dekat dengannya dan iya saja semuanya kandas karena Anja tidak ingin menjalin sebuah hubungan.

I wonder if you know 
Suddenly you make me drown
I wonder why you go
I only get myself to blame

Setelah kandasnya harapan Galang untuk bersama Anja, dia kembali dekat dengan Nia. Ya, lagi-lagi dia kembali. Tapi itu tidak berlangsung lama, karena respon Nia membuat Galang mulai kehilangan perasaannya pada Nia. Dan belum lama ini Galang sedang dekat dengan seorang adek kelasku waktu SMA. Panggil saja Nisa, baru beberpa bulan dia putus dengan pacarnya. Mereka berdua saling kenal melalui twitter, berlanjut ke Blackberry Messenger. Galang mempunyai rasa ketertarikan pada Nisa dan memintaku untuk membantunya. Tapi seperti yang Galang ketahui, Nisa masih belum bisa move on dari mantannya. Sampai pada titik dimana Nisa tidak membalas BBM darinya, dia memohon padaku untuk membantunya. Dan sekarang Galang tidak menggunakan Blackberry lagi dan dia dengan cara pencitraan meintaku untuk mencari tahu nomor HP Nisa. Akhirnya, kemarin Sabtu aku tanpa basa-basi meminta nomer Nisa untuknya. Dan baru kemarin Galang mengirimiku teks singkat yang mengatakan bahwa Nisa sepertinya sudah dekat dengan orang lain. Lagi-lagi (sepertinya) cintanya akan kandas lagi. 

Ah, Galang. Apa kamu itu tidak lelah selalu memiliki kisah cinta yang selalu kandas? Yang selalu terpinggirkan? Jangan salahkan dirimu, mungkin memang belum saatnya kamu dengan yang lain. Nikmatilah saja dulu hidupmu. Nikmati kesendirianmu. Tidak usah buru-buru untuk memiliki tambatan hati. Ya, hitung-hitung menemani masa-masa jombloku juga sih phffftt. Tapi aku yakin suatu hari nanti kamu akan nemuin seseorang yang memang diciptakan untukmu :)


01 September 2012

Septemberku.

Woke up on the right side of the bed
What's up with this prince song in my head?

Terbangun dari tidurku pagi ini dan mendapati bahwa hari ini tanggal 1 September 2012. Ah, akhirnya bulan September yang aku nantikan datang juga. "September Ceria" kalau kata kebanyakan orang. Menurutku, bukan hanya bulannya saja yang ceria tetapi orang-orang yang terlahir di bulan inipun selalu ceria. Tak terkecuali aku, salah satu diantara ribuan banyak orang yang terlahir dibulan ini. Aku merasa beruntung terlahir dibulan yang berzodiak Virgo ini. Dan aku menyambut bulan September dengan senyum lebar yang aku sunggingkan setiap saat.

Buatku, bulan September adalah bulan yang paling spesial dari bulan-bulan yang lain. Apalagi jika hujan bisa turun di bulan ini akan menambah kebahagiaanku, karena aku suka melihat hujan dan suka bau tanah sehabis hujan. Memberikan kesegaran dan udara baru jika hujan turun. 

Ditemani lagu dari Owl City ft Carly Rae Jepsen berjudul Good Time, hari ini awal bulan Septemberku jadi lebih sempurna. Aku tidak bisa berhenti bergoyang mengikuti hentakan musiknya dan bernyanyi mengikuti lirik dan iramanya. 

Doesn't matter when, it's always a good time then
Doesn't matter where, it's always a good time there

Seperti petikan lirik di atas, sebenernya bukan bulan September saja yang bisa membuatmu ceria. Bulan lainpun pasti bisa, karena pasti ada bulan ataupun hari dimana kamu merayakan acara spesial, yah seperti hari ulang tahun atau hari jadian bersama pacar mungkin. Dan dimanapun kamu berada kamu harus tetap ceria ;)

Dan bagiku, September is always a good time ♥