20 Januari 2013

Teruntuk Masa Laluku.

Terimakasih untuk mengajarkanku pelajaran-pelajaran yang mampu membuatku berdiri tegar hingga saat ini. Terimakasih untuk memberikan aku begitu banyak kenangan manis dan pahit yang akan bisa aku kenang sampai akhir hidupku nanti. Terimakasih atas perkenalan dengan berbagai macam orang yang membuatku mengerti apa artinya itu persahabatan, pertemanan, dan juga permusuhan. Terimakasih untuk mimpi-mimpi yang pernah aku impikan yang sekarang perlahan-lahan bisa aku gapai.

Sekarang aku bisa menyimpanmu dengan rapi di pojok pikiranku, tertutup dalam kotak yang sudah terkunci rapat. Aku akan menyimpanmu sebagai memori yang tidak akan pernah aku lupakan. Aku akan mengingatmu sebagai pijakan dimana aku berdiri hingga sekarang. Sekali lagi terimakasih, masa laluku.


Aku yang akan selalu mengenangmu,
Adel.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar