15 Januari 2013

Teruntuk Tomat Merah.

Selamat siang, tomat. Bagaimana kabarmu di siang yang mendung ini? Semoga kamu sedang ditemani secangkir teh atau kopi yang hangat.

Tomat, ijinkanlah aku untuk memperkenalkan diriku. Panggil saja aku Adel. Aku pertama tahu tentangmu dari temanku yang mengakatan "Kamu follow @hurufkecil saja, kata-kata di tweetnya bagus-bagus," dan sejak saat itu aku mengikuti tweetmu dan karya tulisanmu di website milikmu. Setahun lalu ketika aku pertama kali mengikuti proyek #30HariMenulisSuratCinta ini, aku tidak menyangka bahwa kamu akan jadi tukang posku selama sebulan. senang sekali rasanya secara tidak langsung kita saling berinteraksi.

Tomat, aku tidak begitu mengenalmu bahkan mungkin aku tidak terlalu tahu tentangmu. Aku hanya tahu bahwa setiap tulisanmu mampu menginspirasiku untuk menulis. Aku mungkin tidak terlalu pintar untuk merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat yang indah sepertimu, tapi aku selalu belajar dari karya-karya tulisanmu agar kelak aku bisa pandai sepertimu.

Tomat, jujur saja aku belum membaca buku-buku karyamu. Karena aku terlalu disibukkan dengan kegiatan-kegiatanku sehari-harinya. Mungkin nanti aku akan menyempatkan diri untuk membacanya. Semoga saja bisa.

Tomat, terima kasih telah menjadi inspirasiku untuk menulis dan juga terima kasih untuk menyisihkan waktumu untuk membaca suratku ini.

Hei, tomat. Bisakah kita berteman? :)


Yang terinspirasi olehmu, 
Adel

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar