06 Februari 2012

A Writer's Block

"There is no rule on how to write. Sometimes it comes easily and perfectly, sometimes it's like drilling rock and then blasting it out with charges." - Ernest Hemingway

Aku sedang berada pada fase kehabisan ide untuk menulis dan merangkai kata-kata, bahkan aku kehabisan inspirasi untuk siapa aku menulis. Bisa dibilang aku sedang frustasi atau banyak pikiran sehingga satu kalimatpun tidak muncul untuk ditulis. Mungkin juga ini adalah efek dari keputusasaanku memikirkan seseorang yang tidak memikirkanku. Atau juga bisa aku sedang kelelahan secara mental.

Menulis bagiku itu sangat penting, karena dengan hanya menulis aku bisa menyampaikan perasaan dan isi hati yang susah untuk aku utarakan secara lisan. Dan ketika aku terkena virus writer's block ini, aku benar-benar tidak terpikirkan kalimat maupun kata-kata untuk ditulis. Rasanya seperti ingin menulis tapi tidak satupun kalimat yang tertulis, rasanya seperti tidak bisa melakukan apa-apa, seperti terkena serangan stroke lalu lumpuh.

Bukan hanya aku yang mengalami writer's block, bahkan para penulis terkenalpun mungkin juga pernah mengalaminya. Aku tahu kalau virus ini hanya sementara, tergantung bagaimana aku mencari cara untuk melewati fase ini. Mungkin aku harus istirahat sejenak dan tidak berpikir terlalu berat, bahkan untuk memikirkan seseorang yang tidak memikirkanki dan mengacuhkanku. Atau mungkin aku harus mencari dan menggali inspirasi baru yang lebih ringan. Beberapa waktu lalu banyak orang yang bisa menginspirasiku. Bukan cuma orang saja, bahkan hujan, secangkir cokelat hangat, dan alunan musikpun bisa membantuku untuk menemukan rangkaian kata-kata menjadi kalimat dan paragraf. Ketika aku sedang terserang virus writer's block ini mungkin kata-kata yang aku tulis tidak sesuai dengan yang biasanya aku tulis, mungkin kalimatnya juga terlihat ancur dan acak-acakan. Tapi setelah melewati fase ini aku akan bisa kembali menulis seperti biasa dan mungkin akan menyunting tulisan-tulisan sebelumnya yang terlihat monoton.

Ataukah ada yang bersedia menjadi inspirasiku untuk menulis dan membuatku melewati fase writer's block ini? Aku sangat berterimakasih jika ada yang bersedia :)


Dalam keputusasaan,
Adel

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar