07 Februari 2013

Ku Pergi, Kau Kembali.

Aku tidak mengerti mengapa, disaat aku mencoba untuk menjauh dan menjaga jarak darimu, kamu mencoba kembali lagi. Aku sungguh tidak mengerti apa yang ada dipikiranmu.

Beberapa minggu ini aku telah mencoba untuk tidak berkomunikasi denganmu, entah melalui twitter, bbm, ataupun sms. Aku mencoba untuk tidak peduli dengan apa yang terjadi padamu. Dan aku sedikit berhasil dengan apa yang aku coba lakukan. Tapi kamu kemudian datang lagi, mencoba berkomunikasi denganku. Aku tidak tahu mengapa kamu seperti itu, padahal kamu dengan jelas menyadari bahwa aku mencoba pergi dan melupakanmu.

Kamu juga dengan berani memberi pernyataan bahwa aku kangen kamu. Walaupun benar aku kangen kamu, bukan berarti aku harus mengatakannya padamu, bukan? Aku sudah tidak seberani seperti dulu yang mengatakan aku suka kamu atau aku kangen kamu setelah aku tahu kenyataan yang sebenarnya. Kenyataan bahwa kamu tidak pernah melihat perasaanku padamu. Tidak pernah menganggap perasaan spesial itu ada.

Aku masih mencoba dan selalu mencoba membangun dinding agar aku bisa menahan perasaanku padamu, menahan semua keinginanku untuk lebih menyayangimu. Tapi dengan mudah kamu menyelinap lagi kebalik dinding itu dan sedikit demi sedikit meruntuhkannya. Walaupun begitu, aku akan tetap mencoba membangunnya kembali sampai suatu saat nanti kamu tak akan bisa lagi meruntuhkannya. Sampai nanti aku bisa benar-benar melupakanmu dan menghapus semua perasaan ini. Yang akhirnya aku akan pergi dan menghilang, dan kamu tak akan pernah bisa kembali lagi.

Semoga saat itu akan segera tiba dan disaat kamu tersadar akan kepergianku, kamu tidak menyesal telah menyia-nyiakan perasaan yang aku punya untukmu. Semoga saja.


Yang mencoba pergi,
Adel

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar