07 September 2012

Rindu dan Jarak.

Hari ini tepat seminggu sejak pertama kali kamu meneleponku. Rasanya seperti baru kemarin aku mendengar suaramu secara langsung. Ini kesekian kalinya aku jatuh cinta pada suaramu.

Di tengah malam, satu minggu yang lalu, kamu menawarkan sesuatu yang bahkan aku tidak pernah pikirkan. Karena ya, kamu berada mil-mil jauhnya dipulau yang dilewati garis khatulistiwa. "Kamu ga pengen denger abang nyanyi live? Haha" - saat aku membaca text bbm itu dari kamu, jujur saja, degup jantungku langsung berdegup dengan kencang karena terlalu riang tapi juga bingung memikirkan apakah kamu memperbolehkan aku mendengarmu menyanyi secara langsung dan juga bagaimana caranya aku mendengarkanmu secara langsung. Dan terjawab kebingunganku saat kamu bilang "Boleh, kalau kita berprovider sama sekali-kali. Hehe". Saat itu juga aku tidak bisa berhenti meringis karena terlalu senang, karena kita berdua sama-sama menggunakan provider yang sama. Lalu kamu menyuruhku untuk me-misscall nomermu. Tapi sialnya sinyal malam itu sungguh jelek dan akhirnya aku mengirimu sebuah pesan singkat.

Satu jam kemudian setelah kamu menyelesaikan makanmu dan aku menyelesaikan tugas kuliahku, kamu meneleponku. Ah, sungguh hatiku berdebar-debar, aku bersyukur kamu tidak bisa melihat bagaimana ekspresiku saat mendengar suaramu. Petikan gitarmu dan suara sengaumu yang bergema ditelingaku, demi neptunus suaramu bagaikan sengatan listrik yang membuat mataku tak ingin terpejam. Kamu bernyanyi kemudian berhenti lalu menghirup batang rokokmu, menghembuskannya, lalu kamu dan aku saling bertanya dan berbagi cerita. Dua jam, waktu yang cukup lama, tapi buatku terasa singkat. Tapi aku sudah senang karena bisa mendengar suaramu, dan menyadari bahwa kamu itu ada dan nyata.

I don't wanna close my eyes
I don't wanna fall asleep
'Cause I'd could miss you, baby
And I don't wanna miss a thing
'Cause even when I dream of you
The sweetest dream would never do
I'd still miss you, baby
And I don't wanna miss a thing

Lantunan lagu dari Aerosmith berjudul I don't wanna miss a thing membuatku teringat akan percakapan yang tidak begitu jelas tapi bagiku sangat menyenangkan. Walaupun jarak yang sangat jauh memisahkan antara tempatmu dan tempatku, kita berdua tetap bisa saling berkomunikasi. Dan ketika aku sangat merindukan suaramu, aku akan membuka iPodku, mencari namamu, dan memutar lagu-lagu yang kamu nyanyikan yang ada diplaylistku sembari menunggu mataku terpejam. Karena suaramu adalah suara yang menenangkan untuk bisa membawaku ke dalam dunia mimpi. Aku punya satu permintaan, tapi aku tidak berani mengatakannya kepadamu: Maukah kau menyanyikan secara langsung untukku lagi saat ulang tahunku nanti? Hehe

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar